Matias Ibo: Perhatikan Cairan Tubuh Saat Berlari

0
1025
Matias Ibo: Pelari Rawan Cedera Otot

Kadar cairan di dalam tubuh penting agar fungsi organ tubuh bekerja dengan baik

Mulai dari pemanasan, saat dan sesudah berlari, Anda harus tetap menjaga kondisi tubuh. Menurut Matias Ibo, Fisioterapis Tim Nasional PSSI ketika berbagi dalam workshop: “Maintaining Consistent Performance,” terdapat ada sekitar 55 persen-75 persen tubuh terdiri dari cairan dan keseimbangan cairan menjadi negatif atau terjadi dehidrasi kalau cairan dalam tubuh menurun dua hingga enam persen.

Dalam workshop yang menjadi bagian dari rangkaian Compressport Heritage Run 2016, menurut Matias Dehidrasi ini disebabkan penurunan asupan cairan, meningkatnya pengeluaran cairan dari tubuh atau pengalihan cairan.

Menurut penelitian The Indonesian Hydration Study, menyatakan kurangnya cairan dapat menyebabkan gangguan dapat menurunkan stamina dan gangguan fisik seperti sakit kepala, lesu, lemas, kejang, hingga pingsan.

Karena itu, menjaga kadar cairan di dalam tubuh penting agar fungsi organ tubuh bekerja dengan baik terutama saat Anda berlari. Dehidrasi bisa dihindari asalkan pelari memenuhi kebutuhan cairan. Namun, bukan sekadar minum biasa, ada beberapa yang perlu diperhatikan.

Pertama, minum empat – dua jam sebelum lari dan 10 – 20 menit sebelum lari. “Saat berlari, usahakan minum 225 ml air setiap 20 menit. Dan habis lari, minum paling sedikit 1,5 liter,” paparnya.

Ditambahkan oleh, hal yang perlu diingat adalah, jangan pernah memaksakan diri untuk berlari lantaran risikonya adalah bahaya heatstroke mengintai.

Visual: @CompressportRunIndo

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.