Apakah Minum Kopi Sebelum Lari Akan Membuat Anda Dehidrasi

0
25

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa ketika Anda terlalu banyak meminum kopi, Anda akan cepat ingin buang air kecil, apakah benar kafein pada kopi menyebabkan diuretic?

Dalam sebuah penelitian yang diluncurkan The International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism. Mereka membuat percobaan dengan membagi 12 orang laki-laki atletik kedalam 3 grup. Grup pertama mereka yang meminum minuman yang mengandung banyak sodium, grup kedua meminum minuman yang mengandung kadar gula, dan grup ketiga meminum minuman yang mengandung kafein, dalam hal ini kopi. Setelah itu, para peneliti meneliti urin pada setiap grup tersebut manakah minuman yang bisa membuat kita ingin cepat buang air?

Para peneliti menemukan fakta bahwa hasil urin yang meminum minuman yang mengandung sodium dan gula memiliki kadar urin sedikit, lalu mereka melihat hasil yang sama pada grup yang meminum minuman mengandung kafein.

Penelitian tersbeut menunjukan bahwa 400 miligrams (mg) kafein tidak memiliki efek samping terhadap potensi hidrasi atau kemampuan untuk menyimpan cairan.

Jadi apa penyebabnya jika kita meminum kopi kita cepat ingin buang air?, jika Anda meminum 20-ons coffee, dan 20 ons air, maka volume air tersebutlah yang membuat Anda ingin buang air, kata Luke Pryor, Ph.D, seorang kinesiologist Fresno State University.

Ketika Anda berolahraga, Anda tidak pernah merasa ingin buang air, mengapa? Ketika Anda mulai bergerak, aliran darah yang sebelumnya membantu kinerja ginjal, liver, dan fungsi saluran pencernaan semua dialihkan ke otot-otot Anda, artinya akan ada sedikit produksi urin dalam tubuh.

Berita bagus bagi para pelari yang meminum kopi atau meminum kafein ketika latihan untuk meningkatkan performa. Namun tetap penting untuk menjaga kadar kafein yang dapat diterima tubuh Anda.

“Rekomendasi untuk Anda meminum kafein 45 hingga 60 menit sebelum memulai latihan agar merasakan efek maksimal”, kata Pryor.

Tetap, Anda tidak dianjurkan untuk meminum kafein lebih dari 400 mg, penelitian tersebut tidak menyebutkan hasil lebih dari 400 mg, jumlah tersebut merupakan jumlah aman konsumsi harian. Sangat memungkinkan jika lebih dari 400 mg akan menyebabkan Anda cepat buang air, dan tentunya dapat menggangu aktivitas lari Anda.

Ketika Anda berlari jarak pendek, maka air mineral saja sudah cukup untuk Anda tetap hydrate.

“Ketika Anda berkeringat, maka yang keluar adalah air dan elektrolit/kadar garam”.

Namun jika Anda berlari jarak jauh (45 menit atau lebih), maka Anda lebih dari sekedar asupan air mineral saja. Ingat lebih banyak Anda berkeringat maka lebih banyak Anda kehilangan elektrolit dalam tubuh Anda, dimana Anda akan berakhir dehidrasi, sodium membantu ginjal untuk menyimpan air. Dalam kasus lari jarak jauh ini, disarankan Anda meminum sport drink yang dapat membantu Anda menggantikan kadar sodium yang hilang dalam keringat, tidak hanya itu sport drink ini juga menyediakan carbohidrat yang berasal dari gula untuk menjaga Anda tetap bugar. Untuk situasi seperti lari full marathon, maka Anda perlu suplement tambahan sodium, dan elektrolit lainnya.

SHARE

LEAVE A REPLY

14 − 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.